Dilema Pesta Kebangnan Iman

wadowh teman” skalian…

mungkin masih ingat dgn program besar di bidang partisipasi runggun yang namanya Pesta Kebangunan Iman dalam merayakan Paskah yg rencananya puncaknya diadakan tgl 10 Mei 2008. Nah tempo ari kan kita rencana mau buat sesuatu yg beda, dimana jauh” hari sebelumnya atau paling ga sebulan sebelumnya kita mau buat berbagai aksi seperti lomba seni, lomba pidato, serta semacam aksi sosial gitu kan? dan aksi ini kita ga ketutup sama GBKP aja, rencananya se-Sumut gt lah.

Tapi setelah kami singgung kemaren dgn Pak Pendeta, ternyata BPRunggun yg nota bene orang tua kita ternyata rencananya mo ngebuat Perayaan paskah dan sekalian ada acara yang kurang lebih sama dengan acara yang kita rencanakan dari awal, tetapi hanya intern runggun kita aja.. gak ngundang runggun dan gereja lain. Pendeta juga ngajak kita permata untuk bergabung dengan acara yang direncanakan BP Runggun tersebut.

Melimber…???

Iya, kita juga jadi pusing ni. Dengan kata lain kita kepaksa ngeyampingkan Pesta Kebangunan Iman kita itu.

Uga si ban dagena ey kalakey…??

Tapi tetap akan kita usahakan yg terbaik ke depannya.

Tetap dukung kami ya, doakan supaya arih” kami dgn BP Runggun dapat berjalan mulus.

Dan juga pendapat, saran dan komen dari teman” skalian sangat kami harapkan.

-Enda.Inc-

Satu Balasan ke Dilema Pesta Kebangnan Iman

  1. Mabirsa mengatakan:

    Family Gathering…..
    Waktu berkumpul bersama keluarga menjadi hal yang langka. Diluar kesibukan dan rutinitas di hari kerja, hari minggu diharapkan menjadi saat berkumpul keluarga. Bayangan, pergi ke gereja sekeluarga duduk sederet. dapat ga kita moment itu ? orang tua pergi ke gereja pagi, sianak perana menunggu jam ke-2 atau kebaktian sore. pulang gereja anak permatanya sudah pergi latihan, rapat, jualan buku, dll. sore nande moria, anak gereja. tinggallah bapak dongal di rumah..hari minggu berlalu.

    meluangkan acara bersama seluruh komponen gereja, mamre-moria-permata-ka/kr akan menjadi moment yg sangat berarti. mempererat hubungan dalam keluarga. mungkin kedengaran basi…atau tidak menarik..konvensional mungkin ?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: