HARI PENGANGKATAN

HARI PENGANGKATAN!

(The Rapture!)

Oleh: Dr. R.L. Hymers, Jr., Th.D., Litt.D.
Diterjemahkan oleh: Dr. Eddy Peter Purwanto, Ph.D.

“Sebab pada waktu tanda diberi, yaitu pada waktu penghulu malaikat berseru dan sangkakala Allah berbunyi maka Tuhan sendiri akan turun dari sorga dan mereka yang mati dalam Kristus akan lebih dahulu bangkit; sesudah itu, kita yang hidup, yang masih tinggal, akan diangkat bersama-sama dengan mereka dalam awan menyongsong Tuhan di angkasa. Demikianlah kita akan selama-lamanya bersama-sama dengan Tuhan. Karena itu hiburkanlah seorang akan yang lain dengan perkataan-perkataan ini (I Tesalonika 4:16-18)

Seberapa dekat hari pengangkatan itu? Inilah pertanyaan orang yang telah terjadi selama beberapa generasi. Murid-murid bertanya kepada Yesus, “Katakanlah kepada kami, bilamanakah itu akan terjadi dan apakah tanda kedatangan-Mu dan tanda kesudahan dunia?” (Matius 24:3).

Pada dua kesempatan yang berbeda Yesus memperingatkan mereka untuk tidak membuat spekulatif tentang waktu yang pasti (Matius 24:36; Kisah Rasul 1:7). Tetapi Ia memberikan kepada mereka sejumlah tanda yang mengindikasikan periode ini. Ia berkata,

“Apabila semuanya itu mulai terjadi, bangkitlah dan angkatlah mukamu, sebab penyelamatanmu sudah dekat.” (Lukas 21:28)

Semua tanda yang Kristus berikan kepada kita telah kita lihat sekarang di seluruh dunia. Oleh sebab itu nampaknya kita sedang bergerak menuju akhir dari sejarah dan pengangkatan orang percaya. Di sini ada enam tanda penting yang menunjukkan bahwa kita sudah dekat dengan akhir zaman:

1. Pendirian kembali negara Israel tahun 1948, dan orang-orang Yahudi kembali ke tanah air yang diberikan Tuhan (Lukas 21:24; Matius 24:32-34; Yehezkiel 37:21; 38:8)

2. Munculnya “Pasar Bebas”, suatu koalisi bangsa-bangsa Eropa menuju penyatuan (Daniel 2:40-45; Wahyu 17:12).

3. Meningkatnya penganiayaan terhadap orang Kristen dan Yahudi di seluruh dunia (Matius 24:9-10; Yeremia 30:7; Daniel 12:1).

4. Meningkatnya kelaparan, kekacauan ekologi, penyebaran penyakir seperti AIDS, dan meningkatnya sejumlah gempa bumi di seluruh dunia (Matius 24:7).

5. Munculnya penyesatan dalam kekristenan (II Tesalonika 2:3; Matius 24:11-12)

6. Kembalinya kondisi manusia ke kondisi seperti jaman Nuh, sebelum terjadi air bah (Matius 24:37-39).

Rusaknya masyarakat, dan berbagai tanda nubuatan lainnya, secara terus menerus dapat kita lihat dalam berita-berita saat ini, dan bahkan kita alami sendiri dalam hari-hari kita saat ini.

Ketika Billy Graham menerima Congressional Gold Medal dari Konggres Amerika, ia berkata:

Kita adalah masyarakat yang berada di pinggir penghancuran diri sendiri. Budaya kita sarat dengan kriminal dan kekerasan, obat-obatan terlarang, perselisihan ras dan etnis, keluarga berantakan dan korupsi.

Dr. Woodrow Kroll, direktur dari Back To the Bible, menceritakan kepada kita bahwa setiap tahun antara 3,500 sampai 4,000 gereja tutup untuk selamanya di Amerika. Banyak gereja-gereja lain berjuang untuk membuka gereja baru.

Baru-baru ini saya berbicara dengan seorang anak muda dari suku Hmong di Kamboja melalui telepon. Orang-orang dari suku Hmong sedang mengalami kebangunan rohani yang dahsyat di Kamboja dan Vietnam. Tetapi pemuda ini sedang studi di Amerika, di sebuah sekolah tinggi untuk orang timur di negara kami. Ia telah mendengar pembahasan buku saya yang berjudul, Today’s Apostasy, di program radio di Minnesota. Ketika ia menelepon saya, ia bertanya tentang buku itu, ia menceritakan kepada saya bahwa ia mengerti bahwa itulah yang salah dengan Amerika, yang banyak orang sebut “Kristen”, namun justru kekristenan terlihat sekarat dan mati dibandingkan dengan kebangunan rohani yang ia alami pertama kali di Kamboja. Saya setuju dengannya. Ini adalah zaman kegelapan bagi orang-orang Kristen sejati di berbagai belahan dunia.

Orang-orang Kristen yang sejati di dunia barat mencoba mengajak tetangga dan teman-temannya yang tidak pernah ke gereja untuk datang kebaktian hari minggu. Tetapi itu adalah pekerjaan yang sangat sulit saat ini, karena banyak orang tidak mau mengambil komitmen untuk datang ke gereja setiap minggu. Hal-hal sepele seringkali menjadi sesuatu yang lebih penting dari pada mereka pergi ke gereja.

Saya tidak peduli berapa banyak ayat Alkitab yang anda telah hafal, atau seberapa banyak doa yang engkau telah panjatkan, jika engkau tidak suka datang ke gereja setiap minggu, saya pikir anda belum diselamatkan.

Beberapa minggu yang lalu lebih dari dua puluh enam ribu orang lari setengah telanjang di sepanjang jalan-jalan Los Angeles pada hari ibadah kekristenan, yang disebut hari marathon day. Secara liar neo-pagans (penyembah berhala baru) ini lari di sepanjang jalanan kota kami. Pada waktu itu kami sedang berkumpul di gereja. Hanya sedikit sekali orang-orang Kristen sejati di zaman kegelapan ini.

Apakah ada pengharapan? Apakah ada jalan keluar dari kegelapan? Saya jamin jawabannya “Ya”. Ya, ada pengharapan! Tetapi itu bukan untuk setiap orang. Pengharapan kita hanya ada pada Allah yang dapat melakukan: kebangunan rohani, pengangkatan orang Kristen sejati, dan kedatangan Kristus yang kedua kali.

Peristiwa-Peristiwa Pengangkatan

Pikirkan momen penting yang disebut dengan peristiwa “pengangkatan orang percaya” atau “rapture” ini. I Tesalonika 4:16-18 menjelaskan segala sesuatu tentang hal ini.

1. Kristus akan turun dari sorga. Perikop ini mengatakan:

“Tuhan sendiri akan turun dari sorga dan berseru [KJV]…”

2. Tetapi Ia tidak akan menjejakkan kaki di bumi. Perikop ini mengatakan:

“Menyongsong Tuhan di angkasa…”

3. Akan ada suara malaikat berseru dan sangkakala berbunyi pada saat Kristus datang di angkasa:

“Penghulu malaikat berseru dan sangkakala Allah berbunyi…”

4. Orang Kristen sejati yang telah mati akan dibangkitkan dan diangkat ke angkasa (yaitu rapture):

“Dan mereka yang mati di dalam Kristus akan lebih dahulu bangkit…”

5. Selanjutnya orang-orang Kristen sejati yang masih hidup akan diangkat juga, diangkat ke angkasa bertemu dengan Yesus. Perikop ini mengatakan:

“Sesudah itu, kita yang hidup, yang masih tinggal, akan diangkat bersama-sama dengan mereka dalam awan menyongsong Tuhan di angkasa.”

Inilah lima kebenaran dahsyat dari hari pengangkatan. Pengharapan orang Kristen sejati adalah pengangkatan orang yang hidup dan mati di dalam Yesus Kristus yang berkata:

“Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu. Dan apabila aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamupun berada.” (Yohanes 14:2-3).

Penghiburan dari Hari Pengangkatan

I Tesalonika 4:18 menyimpulkan dengan berkata:

“Karena itu hiburkanlah seorang akan yang lain dengan perkataan-perkataan ini (I Tesalonika 4:16-18)”

Bagi orang-orang Kristen sejati ada penghiburan besar dalam janji Allah.

Pikirkan, betapa mengerikan kematian orang-orang yang belum diselamatkan. Mereka melihat tubuh orang mati. Mereka berpikir, “Aku tidak akan pernah melihat kekasihku lagi.” Hati mereka hancur tak berpengharapan ketika mereka melihat peti mati diturunkan ke liang lahat dan tanah mengubur peti mati itu. Mereka membayangkan tubuhnya sendiri yang akan dikubur juga suatu hari nanti. Mereka dipenuhi ketakutan dan tak berpengharapan. Alkitab menyebut mereka “orang-orang lain yang tidak mempunyai pengharapan” (I Tesalonika 4:13). Alkitab berbicara tentang mereka seperti orang yang “tanpa pengharapan dan tanpa Allah di dalam dunia” (Efesus 2:12).

Bagaimana dengan anda? Apakah anda memiliki pengharapan hidup yang kekal? Apakah anda memiliki jaminan bahwa tubuh mati anda akan dibangkitkan dan berjumpa dengan Kristus di udara?

“Ya, TUHAN, orang-orang-Mu yang mati akan hidup pula, mayat-mayat mereka akan bangkit pula. Hai orang-orang yang sudah dikubur di dalam tanah bangkitlah dan bersorak-sorailah! Sebab embun TUHAN ialah embun terang, dan bumi akan membangkitkan arwah kembali.” (Yesaya 26:19).

Hanya Kistus yang dapat memberikan kamu pengharapan akan kebangkitan. Itulah sebabnya mengapa kamu harus datang dan menaruh imanmu sepenuh hati kepadaNya. Menaruh iman kepada Kristus dapat dimulai dengan komitmen menjadi anggota jemaat yang setia yang datang kebaktian setiap minggu. Dan tidak cukup hanya datang sekali saja setiap kalau ada perayaan gereja. Itu tidak akan menolong anda. Anda harus membuat komitmen untuk selalu datang setiap minggu dan tidak akan pernah absen – tidak peduli apa halangannya. Itu adalah satu-satunya hal yang dapat membantu kamu untuk sungguh-sungguh bertobat. Perhatikan baik-baik, jika anda tidak menghadiri dan mendengar pemberitaan Injil di gereja anda tidak mungkin diselamatkan. Anda perlu mendengar Injil sesering mungkin. Itulah alasan utama bahwa anda harus datang ke gereja setiap minggu. Kemudian anda akan mengalami pengalaman yang luar biasa, yaitu anda diselamatkan. Datang ke gereja yang secara setia adalah langkah pertama yang harus diambil.

Periksalah hatimu. Lihatlah betapa hatimu sarat dengan dosa. Jangan dengarkan hatimu sendiri yang penuh dosa dan bencilah pikiran dan perasaanmu yang jahat. Janganlah mengandalkan dirimu sendiri. Berhentilah bergantung pada perasaan dan pikiranmu. Bencilah dosamu.

“Betapa liciknya hati, lebih licik dari segala sesuatu, hatinya sudah membantu: siapakah yang dapat mengetahuinya.” (Yeremia 17:9)

Ketahuilah, anda harus menyerahkan diri kepada Yesus Kristus untuk menerima kasih karunia. Ia adalah Anak Allah. Ia mati di atas kayu salib untuk menebus dan menyucikan dosa-dosamu dengan darah-Nya. Dan sekarang ia hidup di sorga, di sebelah kanan Allah. Datanglah kepada Yesus, dan percayalah sepenuh hati kepadanya, dan dosamu akan disucikan. Engkau akan siap menyambut hari pengangkatan!

Peringatan Hari Pengangkatan

Ada lagi suatu peringatan pada hari pengangkatan, dan inilah dia: Jika Kristus datang dan engkau belum diselamatkan, engkau akan ditinggalkan! Dr. Tim LaHaye menulis beberapa buku tentang subyek ini yang berulangkali masuk dalam bestseller New York Times. Banyak orang membaca beberapa seri buku “Left Behind” di Amerika. Akankah engkau ditinggalkan pada waktu hari pengangkatan itu tiba?

Tidak akan ada lagi kegembiraan di dunia setelah hari pengangkatan. Cawan murka Allah akan ditumpahkan ke atas dunia dalam pemberontakannya. Setiap manusia berada di bawah penghukuman. Dunia akan menjadi lebih kacau balau dari sekarang ini. Saya tidak mau ditinggalkan, jika saya adalah anda!

Orang-orang akan mengalami sakit yang tidak dapat disembuhkan. Mereka akan berputar-putar mencari sesuatu untuk dapat diminum, namun air didunia ini telah menjadi racun. Dan banyak lagi kengerian lainnya yang akan datang kemudian setelah hari pengangkatan (band. Wahyu 16:1-21).

Saya tidak mau ada di sini ketika Allah mencurahkan murkaNya untuk menghukum dunia. Saya mau diangkat jika saya adalah anda. Saya mau dosa saya disucikan oleh Darah Kristus sehingga saya pasti pergi ke sorga. Saya harus bersiap-siap menyambut Tuhan sekarang, jika saya adalah anda. Alkitab berkata, “Bersiaplah untuk bertemu dengan Allahmu.” (Amos 4:12).

Pertama, jadilah anggota gereja yang setia yang hadir kebaktian setiap minggu. Buatlah itu sekedul terpenting dalam minggumu. Berhentilah bersikap bodoh di hadapan Allah. Ada khotbah Injil setiap minggu di gereja.

Kedua, dengarkan dengan seksama setiap khotbah. Biarkanlah Allah membawa engkau ke dalam pengakuan dosa. Biarkan Ia menunjukkan kepada engkau bahwa sebenarnya engkau belum diselamatkan. Pikirkan tentang bagaimana dosamu telah meracunimu, betapa itu menghancurkan hidupmu, dan betapa itu akan membuat engkau terkutuk selamanya.

Ketiga, pikirkanlah tentang Yesus Kristus. Pikirkan bagaimana Ia dapat menyucikan dosamu dengan DarahNya, dan memberikan kepadamu kehidupan yang sepenuhnya baru dalam sebuah gereja lokal.

sumber http://www.rlhymersjr.com

Satu Balasan ke HARI PENGANGKATAN

  1. joko karanggupito mengatakan:

    kalau kejadian itu selalu mundur ( maksude sekarang th 2010) dari zamannya para murid/rasul,, trus sampai sekarang. bagaimana dengan anak cucu kita apakah mereka juga terus menunggu????
    juga, jangan menelaah alkitab dengan laterluk… atawa mentah, kenapa firman Allah itu misteri

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: